Sabtu, 21 April 2012

5 Negara Paling Banyak Menawarkan Beasiswa


Berikut ini lima negara yang termasuk paling banyak memberikan beasiswa bagi mahasiswa asing, termasuk Indonesia.
1.      Jerman dengan DAAD
DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) merupakan salah satu organisasi bersama dari institusi pendidikan tinggi dan asosiasi mahasiswa Jerman. Setiap tahun DAAD membuka kesempatan bagi mahasiswa non-Jerman untuk belajar di Negara itu. Beasiswa ini sudah diselenggarakan puluhan tahun, dan Indonesia masuk kedalam Negara sasaran dalam joint initiative (program bersama) untuk menarik mahasiswa dan peneliti muda. Selain score yang baik, sebelum kamu mengajukan aplikasi beasiswa, pastikan kamu memiliki kemampuan berbahasa Jerman. Karena di Jerman sangan jarang universitas yang menggunakan bahasa pengatar bahasa Inggris. Untuk menetahui lebih lanjut, kamu bias membuka situs www.daadjkt.org.
2.     Belanda dengan StuNed
Beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) juga dibuka setiap tahun. Studeren in Nederland sendiri artinya studi di Belanda. StuNed merupakan program beasiswa yang diberikan pemerintah Belanda kepada para pekerja profesional Indonesia sebagai bentuk kerjasama bilateral anatara Indonesia dan Belanda. StuNed merupakan bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan pemerintah Belanda yang bertujuan untuk mendukung pencapaian “UN Millenium Development Goals” pada tahun 2015 yang mencakup lima bidang yang diprioritaskan yaitu manajemen air (water management), ketahanan pangan (food security), sektor ekonomi (economy sector), sektor judicial (judicial sector), dan hak asasi manusia (human rights). Tapi usai belajar, jangan harap kamu bias tinggal dan bekerja di Belanda. Setiap penerima beasiswa harus kembali ke negaranya untuk meneruskan komitmen pembangunan melalui institusi tempat mereka bekerja.
3.     Australia dengan ADS
Indonesia merupakan salah satu tetangga terdekat Australia dan masuk dalam prioritas pemberian beasiswa. Setiap tehun ADS (Australian Development Scholarship) membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya di Australia, dan diharapkan kembali ke Negara asal usai belajar untuk membangun negaranya. Yang menarik dari program ADS ini, setiap penerima beasiswa memiliki kesempatan untuk pulang ke negaranya setiap akhir tahun ajaran dengan biaya dari ADS.
4.     Amerika Serikat dengan Fulbright Schol-arship
American Indonesian Education Foundation (amineif) yang merupaka lembaga yang memfasilitasi pertukaran palejar Indonesia-Amerika setiap tahunnya menyelenggarakan beasiswa Fulbright untuk mahasiswa S1, S2, maupun S3. Seringkali beasiswa Fulbright bekerjasama dengan instansi pemerintah dan perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan kepada staf-staf mereka agar mereka bias melanjutkan pendidikan. Jika pada beasiswa lain salah satu syarat yang dibutuhkan adalah menerima surat keterangan penerimaan dari universitas yang dituju, tidak demikian dengan program beasiswa ini.
5.     Jepang dengan Monbukagakusho
Jepang termasuk negara pemberi beasiswa terbesar bagi waraga negara Indonesia. Selain beberapa lembaga swasta pemberi beasiswa, pemerintah Jepang sendiri setiap tahun menawarkan beasiswa bagi warga negara asing melalui beasiswa Monbukagakusho. Menariknya, banyak paket dalam beasiswa ini. Tak hanya diperuntungkan bagi mahasiswa pasca sarjana, Monbukagakusho juga ditawarkan bagi para lulusan SLTA untuk belajar S1, D3, atau D1 (ketrampilan kerja, non degree) di Jepang. Selain itu, beasiswa ini secara khusus juga ditawarkan kepada para guru untuk belajar, mengasah bidang kajiannya di negeri sekura tersebut.

Sumber Tarbawi Edisi 268 Th. 13

Kamis, 05 April 2012

Jejak Kenangan



Allysa Gumulya, gadis cantik yatim piatu berusia 24 tahun, memiliki jejak masa lalu, duka yang membayangi setiap langkah masa depannya. Berawal dari ayah yang tak pernah dikenalnya, kepergian ibunda yang sangat dicintainya, juga ejekan yang membuat masa SMU Ally penuh oak dan duri. Trauma hidup yang disebabkan oleh perbuatan seorang gadis kejam yang tak punya perasaan.

Dan Ally bersumpah, malam demi malam yang dilaluinya dengan tangis, dunia akan berputar, esok akan datang, matahari akan bersinar dan kesempatan untuk membalas semua luka masa lalunya akan tiba.

Eye for an eye. Orang akan menuai apa yang ditaburnya…

Dan saat yang ditunggu itu memang tiba. Tak tersangka, tak terduga.

Gadis masa lalu itu, Nadia Wibrata, hadir sebagai tunangan dari Ivan Adidjaja, pria yang sangat Ally cintai. Dan solusinya terasa sangat mudah untuk Ally. Rebut Ivan, campakkan Nadia. Seperti dulu Ally pernah memohon dan meminta belas kasihan gadis itu, Nadia pun akan melakukan hal yang sama padanya! Setelah itu, ia bisa menikah dan hidup bahagia selamanya.

Tapi… tidak semua kejadian berjalan tepat seperti yang kau rencanakan. Dan ketika Ivan mengetahui motif tersembunyi Ally, ego pria itu terluka…

Untuk kedua kali Ally harus berjuang. Kini ia bukan berjuang untuk dendam, tapi cinta sejatinya…

Some people may come and go through your life
Some may stay, but the other might gone
But they are all the same.
Leaving prints in your heart, in your memories, and you know…
That life would never be the same

Template by:

Free Blog Templates